Postingan

Penyebaran Sengaja Ketidaktahuan: agnotologi

The Man Who Studies The Spread of Ignorance
Tulisan ini ditampilkan dalam koleksi BBC Best of 2016
Oleh Georgina Kenyon 6 Januari 2016 http://www.bbc.com/future/story/20160105-the-man-who-studies-the-spread-of-ignorance -------
Bagaimana orang atau perusahaan dengan kepentingan pribadi menyebarkan ketidaktahuan dan mengaburkan pengetahuan?  Georgina Kenyon menemukan ada istilah yang mendefinisikan fenomena ini.

Translate

Psikologi ???

Gambar
Is Psychology A Science?
Tulisan di terjemahkan bebas dari "Is Psychology A Science?" pada http://www.internetbusinessideas-viralmarketing.com/psychology.html



Teori-teori dalam psikologi adalah instrumen yang kuat, konstruksi mengagumkan, dan mereka memenuhi kebutuhan penting untuk menjelaskan dan memahami diri kita sendiri, interaksi kita dengan orang lain, dan dengan lingkungan kita.

Semua teori - ilmiah atau tidak - mulai dengan masalah. Mereka bertujuan untuk menyelesaikannya dengan membuktikan bahwa apa yang tampaknya "bermasalah" tidak.





Mereka menyatakan kembali teka-teki, atau memperkenalkan data baru, variabel baru, klasifikasi baru, atau prinsip-prinsip pengorganisasian baru.

Mereka menggabungkan masalah dalam tubuh pengetahuan yang lebih besar, atau dalam dugaan ("solusi").

Mereka menjelaskan mengapa kami pikir kami memiliki masalah di tangan kami - dan bagaimana hal itu dapat dihindari, dilemahkan, atau diselesaikan.

Teori-teori ilmiah mengundang kr…

Habit Kecil untuk Hasil yang Besar

12 Little Habits You Can Do Right Now for Big Resultshttps://www.lollydaskal.com/leadership/12-little-habits-you-can-do-right-now-for-big-results/

Cultivating a new habit can be tough. There’s always plenty of distraction in our day-to-day lives, with too much to do and never enough time. So how can you make the changes that will help you be successful? The answer lies not in a drastic overhaul but in small incremental changes. It’s an approach that makes change approachable, accessible, and achievable. If you want to do great things, start small.

Mindfulness dan pendidikan kedokteran

Apakah Mindfulness Relevan dengan Pendidikan Kedokteran? oleh Dr Lucy Harrisonhttp://oxfordmindfulness.org/news/mindfulness-relevant-medical-education/ Dokter yang baik empatik, penuh kasih sayang dan reflektif. Mereka mampu merawat orang lain serta diri mereka sendiri. Namun, ada sedikit kesepakatan tentang bagaimana sekolah kedokteran mendorong kualitas-kualitas ini. "Kita kehilangan lebih banyak karena tidak melihat, daripada tidak mengetahui" (Osler, 1901). Mindfulness adalah salah satu pendekatan yang mengumpulkan minat. Beberapa bahkan berpendapat bahwa itu harus menjadi tambahan pada kurikulum medis. Namun, dalam pendidikan kedokteran, tidak ada konsensus tentang kegunaannya dan ada beragam pandangan tentang penerapannya. Praktek Penuh Perhatian

......

Rasa iri adalah motivator yang lebih kuat daripada kekaguman

Gambar
Envy is a Stronger Motivator Than Admiration

Artikel ini diadapsi [dan terjemahkan bebas (google)] dari "Envy is a stronger motivator than admiration" oleh van de Ven, N., Zeelenberg, M., dan Pieters, R. yang awalnya diterbitkan oleh Research Digest dari The British Psychological Society sedangkan tulisan aslinya "Why Envy Outperforms Admiration" pada Personality and Social Psychology Bulletin atau dapat di unduh/dibaca di researchgate.net disini.
Kekaguman adalah penyerahan diri yang bahagia; iri hati adalah pernyataan diri yang tidak bahagia. Søren Kierkegaard

Pikiran Hacks , Tidak Tepat Ilmu Roket , The Frontal Cortex ... ada begitu banyak blog yang sukses di luar sana untuk Digest kagumi. Atau iri hati. Bahkan iri hati mungkin lebih baik. Meskipun dianggap sebagai dosa, iri daripada kekaguman, mendorong kita menuju perbaikan diri. Itu menurut Niels van de Ven dan rekan-rekannya yang memancing kecemburuan dan kekaguman pada peserta Belanda mereka dan kemudian meng…

10 Temuan Tidak Menyenangkan Dari Sifat Manusia

Gambar
The bad news on human nature, in 10 findings from psychology oleh Christian Jarrett


Artikel ini diadapsi [dan terjemahkan bebas (google)] dari "What Are We Like? 10 Psychology Findings That Reveal The Worst Of Human Nature" oleh Christian Jarrett yang awalnya diterbitkan oleh Research Digest dari The British Psychological Society selanjutnya dipublikasi di Aeonpada 5 Desember 2018 dan QRIUS pada 6 Desember 2018 dengan judul "The bad news on human nature, in 10 findings from psychology".

Operator Surat Kabar ( Disgraces Kerja) oleh Georg Scholz. 1921. Courtesy Wikipedia


Ini adalah pertanyaan yang menggema sepanjang masa - apakah manusia, meskipun tidak sempurna, makhluk yang pada dasarnya baik, masuk akal, dan baik hati? Ataukah kita, jauh di lubuk hati, terpaut untuk menjadi jahat, tersipu-sipu, diam, sia-sia, pendendam dan egois? Tidak ada jawaban yang mudah, dan jelas ada banyak variasi di antara individu-individu, tetapi di sini kami menyinari beberapa bukti berbas…

Apa aja ku tulis

SENDOK GARPU

 Aku tak pernah mendengar keluhan orang karena aku, tidak, tidak seperti saudara-saudaraku yang lain. Sering saudaraku di umpat, " sial gara-gara pecahan gelas". Namun akupun sering jadi pembicaraan karena ulah manusia sendiri.