Kamis, 18 November 2010

Sicial influence/Pengaruh sosial

sumber: http://www.oxfordbibliographies.com/view/document/obo-9780199828340/obo-9780199828340-0075.xml

Sicial influence/Pengaruh sosial mengacu pada cara orang mempengaruhi keyakinan, perasaan, dan perilaku orang lain. Studi tentang pengaruh sosial telah lama digeluti di psikolog sosial selain juga di banyak ilmu-ilmu sosial lainnya (misalnya, pemasaran, perilaku organisasi, politik sains dll). Teori  biasanya membedakan empat jenis pengaruh sosial.  
  1. Kepatuhan/Compliance adalah ketika seseorang mengubah perilakunya dalam menanggapi permintaan eksplisit atau implisit yang dibuat oleh orang lain. Kepatuhan sering disebut sebagai bentuk aktif dari pengaruh sosial dalam hal itu biasanya sengaja dimulai oleh seseorang. Hal ini juga dikonsep sebagai bentuk eksternal pengaruh sosial yang fokusnya adalah perubahan perilaku terbuka. Meskipun kepatuhan kadang-kadang terjadi sebagai akibat dari perubahan dalam keyakinan dan / atau perasaan internal orang. Perubahan internal tersebut bukan tujuan utama kepatuhan, mereka juga tidak selalu diperlukan untuk permintaan untuk menjadi sukses.  
  2. Conformity/kesesuaian. Conformity mengacu pada ketika orang menyesuaikan perilaku, sikap, perasaan, dan / atau keyakinan mereka agar sesuai dengan norma kelompok.Conformity umumnya dianggap sebagai bentuk pasif pengaruh dalam anggota kelompok tidak aktif berusaha untuk mempengaruhi orang lain. Orang hanya mengamati tindakan anggota kelompok dan menyesuaikan perilaku dan / atau pandangan mereka yang sesuai. Fokus conformity/kesesuaian dapat berupa (perilaku nyata) eksternal maupun internal (keyakinan dan perasaan) di alam.
  3. Ketaatan/ Obidience adalah perubahan perilaku sebagai hasil dari perintah langsung dari pihak yang berwenang. Ketaatan merupakan bentuk aktif dari pengaruh dalam hal itu biasanya langsung diprakarsai oleh pihak yang berwenang dan biasanya eksternal dalam perilaku terbuka umumnya fokus perintah.  
  4. Persuasi. Persuasi adalah bentuk aktif dari pengaruh sosial. Persuasi mengacu pada upaya aktif untuk mengubah sikap, keyakinan, atau perasaan orang lain, biasanya melalui beberapa bentuk komunikasi. Persuasi adalah fokus mempengaruhi internal dimana perubahan dalam keyakinan masyarakat dan / atau perasaan adalah tujuan pengaruh tersebut. Biasanya, persuasi diperlakukan sebagai literatur yang berbeda dari yang dari tiga bentuk lain dari pengaruh sosial dan biasanya dimasukkan sebagai wilayah utama penyelidikan yang lebih luas dalam sikap.
     

    Reference


    Norris, L. R. (2012, 07 24). Conformity, Compliance, and Obedience. Retrieved November 20, 2014, from Oxford Bibliographies: http://www.oxfordbibliographies.com/view/document/obo-9780199828340/obo-9780199828340-0075.xm

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar