Rabu, 20 Februari 2013

FILSAFAT ILMU PSIKOLOGI


Senin, 26 September 2011

FILSAFAT ILMU PSIKOLOGI

http://hifharae.blogspot.com/2011/09/filsafat-ilmu-psikologi.html
Filsafat Ilmu Psikologi
A.     Pengertian Filsafat Ilmu psikologi
Filsafat ilmu Psikologi merupakan cabang dari filsafat pengetahuan.
1.       Dasar metafisika, ditinjau dari aliran besar dalam psikologi seperti ada tidaknya hubungan antara psikologi behavioristik dan psikologi psikoanalisis.
2.       Dasar Epsitemologi, terkait dengan objek kajian psikologi, metode dan batas pengetahuan.
3.       DasarAksiologi, penerapan prinsip etika dalam praktek
4.       Dasar  Logika Ilmu, pembentukan kesimpulan yang sah.
B.      Ruang Lingkup Kajian Filsafat Ilmu Psikologi
1.       Metafisika: Eksistensi realitas yang berhubungan dengan keberadaan ilmu psikologi
2.       Epistemologis: Metode pencapaian pengetahuan yang berhubungan dengan ilmu psikologi
3.       Etika: Moral yang berhubungan dengan aktivitas pencapaian ilmu dan penerapan ilmu psikologi dalam masyarakat.
4.       Estetika: keindahan yang berhubungan dengan ilmu psikologi
5.       Logika: pembentukan suatu kesimpulan ilmiah yang berhubungan dengan ilmu psikologi
Ruang Lingkup yang lain: ilmu psikologi mencakup pengertian, tujuan, masalah metode, penggolongan, pengembangan teori, hubungan, serta aliran.
C.      Penggolongan Filsafat Ilmu
-          Oleh : Arthur pap
-          Terbagi menjadi:
1.       Filsafat Ilmu Umum, menekankan konsep filosofis dan ciri-ciri umum metode ilmiah. Objeknya: semua ilmu
2.       Filsafat Ilmu khusus, menekankan konsep filosofis pada ilmu tertentu dan ciri-ciri metode ilmiah yang digunakan ilmu itu. Contoh: filsafat ilmu biologi, filsafat ilmu psikologi, dll.
D.      Aliran-aliran utama dalam Filsafat Ilmu
1.       Empirisme
-          Pengalaman menciptakan pengetahuan manusia
-          Pengalaman yang bersifat sensorik (berdasarkan fungsi alat panca indra) dan indrawi.
Contoh: melakukan observasi dengan bantuan indra manusia bahwa air mendidih dalam suhu 1000
-          Varian dalam Empirisme:
a.       Empirisme naif
b.      Empirisme Kontemporer
c.       Empirisme ekstrim
2.       Rasionalisme
-          Pengetahuan manusia berasal dari AKAL
-          Contoh: ilmu yang mutlak seperti matematika, kebenarannya sudah pasti dan tidak ada kondisi apapun yang dapat membuatnya menjadi salah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar